Tuesday, May 1, 2018

Black Panther (2018)

Black Panther (2018)
Sutradara                     Ryan Coolger
Penulis                        Ryan Coolger, Joe Robert Cole
Pemain                        Chadwick Boseman, Lupita Nyong'o
Durasi                         2 Jam 14 Menit
Rilis                            14 Februari 2018
Budget                        $ 200.000.000
Worldwide Gross        $ 1.334.099.954                    
Subtitle Rilis               2 Mei 2018
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
Subtitle
Indonesia Subtitle NEW PROPER HDTS SeeHD
---------------------------------------------------------------------
Subtitle
Indonesia Subtitle NEW HDTS Zi$t

---------------------------------------------------------------------
Follow Instagram saya, ya teman-teman, baru bikin nih
Apalagi bagi yang penasaran penampakan sayah

----> @paint_lapain <----
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
Klik Link yang ada --- Tunggu sampai keluar tulisan “VISIT LINK”
Setelah itu Klik “VISIT LINK” dan tunggu masuk ke tempat download
---------------------------------------------------------------------
Trailer

---------------------------------------------------------------------
Sebuah Coretan

Raja Wakanda, T'Chaka, meninggal akibat serangan teroris berkulit putih di film CA3. Puteranya, T'Challa diangkat menjadi pemimpin negara tersebut. Dalam kepemimpinannya, berkecamuk perebutan tahta, perang saudara dan rahasia besar yang disimpan negara tersebut, Vibranium dalam jumlah tak terbatas !

Awalnya kurang tertarik dengan tokoh Black Panther ini. Bahkan trailernya baru sempat lihat saat nonton IMAX Justice League. Untungnya, trailernya tayang 3D dan efek pop-outnya lumayan keren, memberi sedikit hype untuk menontonnya. 

Berhubung ada rejeki, akhirnya melipir sebentar ke bioskop. Berjalan santai 15 - 30 menit, sampai juga di IMAX (biasanya lari - lari karena berangkat mepet, hampir telat). Nonton pas hari Valentine, memilih jam satu siang supaya bioskopnya agak sepi, eh, ternyata rame banget. Masuk theater antri, keluar juga antri, malesin, wkkk.

Instagram Pein Akatsuki @paint_lapain


Awal film menjelaskan sejarah Wakanda dan Vibranium yang datang dari luar angkasa. Penggambaran ini, saya akui, benar-benar cantik. Kemudian penonton dibawa ke pertelingkahan anggota kerajaan Wakanda yang berujung pada perebutan tahta dalam film ini.

Dan yang jadi nilai jual di sini adalah bahwa Black Panther merupakan film "People of colours" apalagi dengan derasnya berita rasis di Amerika Serikat (ga jauh beda sama Indonesia sih). Yang harus di-ingat, Black Panther bukanlah film superhero kulit hitam pertama dalam sejarah (Fansgirl Marpel ga usah maksa lho ya)

Disutradarai oleh sutradara kulit hitam, begitu juga penulisnya dan karakter utamanya 97% berkulit hitam. Formula itu sudah menjadi hype yang besar di Amerika, bahkan bisa menyedot perhatian orang-orang yang menghindari film superhero.


Wakanda ditampilkan secara apik di sini. Dengan seting Afrika, film ini mampu menyedot esensinya. Latar tempat yang menawan, hijaunya hutan rimba hingga sabana luas. Musik latar yang kental nuansa musik afrika patut diacungi jempol, begitu selaras dengan film ini. Dan terutama, kostum warna-warni para tokohnya. Benar-benar keren! 

Ya, jangan anggap orang Afrika yang berkulit hitam harus pakai baju hitam seperti orang-orang kebanyakan. Baju-baju tradisional Afrika lebih kaya warna. Bahkan orang Afrika merupakan satu dari dua bangsa di dunia yang menciptakan warna sendiri selain dari warna alam. Mungkin, film ini bisa mengantarkan Marvel memperoleh nominasi Rancangan Kostum Terbaik di ajang OSCAR tahun depan.

Seperti yang tampak di film CA3, Raja Wakanda dikelilingi bodyguard yang kesemuanya wanita. Bukan sembarang wanita, tapi wanita perkasa nan pintar. Jenderal Wakanda diperankan secara apik dan menyenangkan oleh artis OSCAR Lupita Nyong'o. Dengan cara inilah, Marvel sedikit bisa mentackle DC dengan Wonder Woman-nya. Langkah ini setidaknya juga bisa membungkam para "feminazi" yang radikal.

CGInya juga memukau untuk film berbudget $ 200 juta. Wakanda ditampilkan secara keren di sini. Negara ini sebenarnya makmur dengan teknologi paling maju di dunia, tapi memilih merahasiakannya dan berpura-pura sebagai negara miskin. Persenjataan yang keren, transportasi yang maju ditengah alam liar Afrika, menjadikannya tontonan menyenangkan. Oh, dan jangan lupakan Badak ber"amour" Vibraniumnya !

Layaknya film Disney lainnya, film ini masih menyuguhkan beberapa guyonan di sana-sini. Seperti saat para jagoan wanitanya merasa bosan mobilnya ditembaki. Dengan nada datar, mereka berujar, "primitif". Ya iyalah, mobil Vibranium kebal sama tembakan peluru dan hanya bisa dikalahkan dengan senjata yang juga berbahan dasar Vibranium. Guyonannya dikiitt kok dan muncul di saat yang pas, bukannya lebay kayak Thor Ragnarok kemaren. 

http://www.comingsoon.net/assets/uploads/2017/11/BlackPanther.jpg


Adegan aksinya, wuih kereeennn, apalagi pas adegan di Korea. Dramanya juga ga terlalu "cringe" pokoknya 97% pas deh. 

Plusnya nih, saya saranin nonton IMAX bagi yang rumahnya ga jauh2 amat sama studio satu itu. Rasanya berasa disedot ke negeri tersebut. Apalagi banyak adegan (terutama adegan aksi) yang disesuaikan dengan aspek rasio layar IMAX. Plus lagi, efek pop-outnya lumayan nampol. Banyak yang keluar dan berasa halus. Ada peningkatan daripada 3D Guardian of the Galaxy 2 yang lempeng-lempeng ajah. Dijamin ga nyesel deh!

Minusnya, sepertinya Disney masih belum rela film ini pure "People Of colours" Jadi mereka memasukkan satu tokoh kulit putih yang sebenarnya ga guunnnaaaa banget kalau dihapus atau diganti tokoh kulit hitam lainnya. Bisa dibilang Disney masih takut kehilangan penonton kulit utih potensialnya dan masih mempertahankan "Whitewashing"

Minusnya lagi, penonton di sebelah rempongnya minta ampun! Dikit-dikit tanya, sambil goyang-goyang kursi dan sesekali mesum ria! Bused, gue ga tahan sampe gue tegur baru bisa diem! Keras banget sih gueh negur, bangku-bangku lain pasti juga kedengeran.

Baru kali ini merasa puas nonton film di bioskop, apalagi Marvel kan sering ngeluarin film nyebelin yang beda jauh sama trailernya. Hati nurani saya tak bisa berbohong, dengan drama, aksi dan balutan budaya kental, saya akui inilah film Marvel TERBAIK sejauh ini !!

Oke, sedikit SPOILER!



Ada dua adegan after credit. Yang pertama menceritakan Wakanda akan membuka akses teknologi mereka ke dunia. Dan berakhir dengan sangat menyebalkan, pengen nampol ajah!

Instagram Pein Akatsuki @paint_lapain


Kedua, di bagian paling akhir setelah semua credit title bergulir, ada penampakan Becky yang terbangun di Wakanda!


Rate Pribadi
9/10
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------

0 comments:

Post a Comment