Monday, July 30, 2018

Avengers Infinity War (2018)

Avengers Infinity War (2018)
Sutradara                      Anthony Russo, Joe Russo
Penulis                         Christopher Marcus, Stephen McFeely
Pemain                         Robert Downey Jr, Chriss Pratt
Durasi                          2 Jam 29 Menit
Rilis                             25 April 2018
Budget                         $ 300-400 Juta
Worldwide Gross        $ 2.046.548.594    
Subtitle Rilis               1 Mei 2018
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
Subtitle
Indonesia Subtitle HDTC ( full 2 jam 17 menit 48 detik )
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
Subtitle
Indonesia Subtitle HDTS Pahein SeeHD ( full 2 jam 29 menit )
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
Subtitle
Indonesia Subtitle HDCAM Hindi + English CPG ( full 2 jam 28 menit )
---------------------------------------------------------------------
Subtitle
Indonesia Subtitle NEW PROPER HDCAM SeeHD ( full 2 jam 29 menit )

---------------------------------------------------------------------
Subtitle
Indonesia Subtitle HDCAM TamilRockers ( 2 jam 17 menit )

---------------------------------------------------------------------
Subtitle
Indonesia Subtitle HDCAM Zi$t ( 2 jam 16 menit )

---------------------------------------------------------------------
Follow Instagram saya, ya teman-teman, baru bikin nih
Apalagi bagi yang penasaran penampakan sayah

----> @paint_lapain <----
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
Klik Link yang ada --- Tunggu sampai keluar tulisan “VISIT LINK”
Setelah itu Klik “VISIT LINK” dan tunggu masuk ke tempat download
---------------------------------------------------------------------
Trailer

---------------------------------------------------------------------
Sebuah Coretan

“Dengan satu jentikan jari, Thanos bisa memusnahkan separuh Semesta”

Awal dari akhir. Thanos bergerak mengumpulkan ke-enam Batu Keabadian yang tersebar ke seluruh penjuru Galaksi. Para pahlawan super dunia Marvel harus berupaya sekuat tenaga menghentikan Thanos dan mencegah kiamat datang. Upaya akhir, yang banyak menelan korban jiwa.

Seperti biasa, dan berhubung film besar, kaka subber terkenal Lebah Ganteng kembali didaulat sebagai panitia nobar IMAX (kalo ga IMAX gueh emoh, ogah ikut). Perjuangan ini berat sekali, beliau sempat uring-uringan gegara sistem M-Tix yang membuatnya telat pesan deret kursi impian. Begitu beratnya sampai dakuh terusir dari rumah beliau dan terpaksa pesen hotel. Siang hari mendekati jam nobar, masih sempat-sempatnya gueh nyari kuburan sambil ngeliatin temen mainan limbah beracun. Super banget...

Nonton saat premiere, udah ngalah-ngalahin antri sembako ajah. Padat, full, mengular kemana-mana. Tapi hari itu jadi hari spesial karena aa’ Dhukhun nyempetin datang setelah kami “seduce” selama sebulanan ini. Dan perutnya Subber Bollywood terkenal, Dani Ngidam, masya Allah, itu udah 24 bulan lamanya kaga brojol-brojol.

Balik ke ranah film...
Dan btw, mungkin mengandung *SPOILER* akuuuttt

Enaknya nonton pas premier adalah bebas spoiler (meskipun kenak spoiler, gue tetep cuek sih)
Minuusssnya, banyak penonton alay, suka tereak-terak dan tepuk tangan saat jagoannya muncul. Ga perlu banget, lagian bukan acara peform beneran...

Makin ke sini, sensasi 3Dnya makin bagus. Sebelumnya gueh suka protes sama efek 3D Disney yang hambar, ga berasa. Dan film ini memang beneran asyik ditonton dalam format IMAX yg layarnya lebar. Puas, semua scene masuk, tak terpotong sama sekali !

Sebagai catatan, Avengers Infinity War memecahkan rekor sebagai film pertama non-dokumenter yang direkam seluruhnya menggunakan kamera IMAX.

Untuk segi cerita, menurutku ini film Marvel terbaik bersanding dengan Black Panther (2018). Berhubung ini mendekati film pamungkas, memang perlu banget nonton film Marvel sebelumnya supaya tidak bingung di sini. Kecuali Spider-Man Homecoming, itu film di skip saja, kaga bakalan ngaruh, lagian termasuk film jelek versi gueh di tahun 2017 lalu.

Ini termasuk tugas berat bagi penulis naskah dan juga sutradara. Mereka harus bisa memposisikan karakter penting sebanyak itu dalam satu film dengan durasi terbatas. Hasilnya bisa dibilang bagus. Tidak condong ke beberapa karakter seperti dua film Avengers yang lalu.

Beberapa karakter memang lovable, terutama grup Guardian yang selalu tampil kocak di segala suasana. Cuman yang nyebelin di sini sejak dulu, si Scarlet Witch yang kaga kuat-kuat, ilmunya cuman gitu-gitu saja, tak ada perkembangan, beda sama komiknya yang super powerfull. Begitu juga dengan kekasihnya si Vision. Itu udah ada Batu Pikiran nempel di jidatnya, masih saja lemah. Nyebelin liat duo ini dari dulu. Pengennya sih jadi powerfull kaya Naruto atau One Piece, beda setahunan, karakternya sudah berkembang pesat. Lha, ini... Malah bingung ingin melakukan adegan ranjang....

Kejutan paling super di sini adalah, perkataan duo sutradara bersaudara jadi nyata. Mereka bilang bahwa film ini adalah film tentang Thanos dan itu terbukti benar! Film ini lebih banyak memfokuskan diri pada Thanos yang beda banget dari versi komik. Di film-film sebelumnya, Thanos digambarkan sebagai musuh kuat dan kejam. Namun, begitu melihat film ini, semuanya berubah.

Thanos di sini digambarkan sangat kebapakan, penyayang, pengasih, pengertian dan memiliki misi mulia. Hubungannya dengan puteri angkatanya, Gamora, juga semakin digali di sini. Bukan itu saja, meski terlihat kuat, Thanos sebenarnya gampang dikalahkan, apalagi jika sudah tahu kelemahannya. Di film ini, Thanos beberapa kali dikalahkan dengan mudah.

Terima kasih buat Pak Dhe Nolan, berkat trilogy The Dark Knight karya beliau, banyak perubahan di film komik. Banyak karakter yang terasa semakin manusiawi akibat penggambaran yang dilakukannya dalam The Dark Knight.

Adegan pertempuran di Infinity War mendapat porsi banyak. Dan semuanya, menyenangkan, puas nontonnya! Masalah terbesar ada di kelompok anak-anak Thanos yang cuman satu karakter yang disebutkan namanya, selebihnya kita hanya tahu kalau mereka jahat. Maw, musuh yang punya kekuatan sihir, terlihat begitu powerfull di awal film, tapi kalah dengan gampang dan menyedihkan gara-gara masalah durasi. Sangat disayangkan.

Doctor Strange dengan kekuatan sihirnya, mampu menyeimbangi kekuatan Thanos, sayang, entah kenapa kekuatan Batunya tidak dia gunakan. Bahkan, keputusan Strange membuat Thanos mempertanyakannya. Sesuatu yang memicu perdebatan penggemar dan mungkin akan ada hubungannya ke film selanjutnya.

Film ini berakhir secara tidak mengenakkan. Banyak penonton yang keluar dari bioskop dengan muka melongo, bingung, kadang ada penonton alay yg ikut nangis (namanya juga penonton alay). Yang ga biasa nonton film kaya gini, biasanya pasti protes. Padahal film dengan ending seperti itu ada banyak banget, terutama bergenre thriller.

Dua hal yang gueh benci di akhir film ini adalah... Pertama, Spider-Man yang banyak bacot di saat-saat terakhir, mentang-mentang fans anak kecilnya banyak. Kedua, SHIELD yang lagi-lagi ga ada gunanya, apalagi si Nick Furry...

Adegan yang paling gueh suka adalah saat Thanos berusaha mengambil Batu Jiwa. Ada kameo salah satu tokoh. Sebenarnya yang jadi kameo ada banyak, cuman aktor dan aktrisnya yang kaga mau karena mereka merasa tokoh yang mereka mainkan sudah mati dan tak perlu dibangkitkan lagi. Jadi, meski dibayar besar, pada menolak semua. Sungguh patut diapresiasi.

Adegan Thanos dan Batu Jiwa itu, benar-benar berasa Indonesia banget. Dia harus membuat tumbal supaya dapat apa yang dia inginkan, wkwkwk. Sebagai catatan, sawah di akhir film itu bukan di Indonesia, tapi di Filipina.

Avengers Infinity War bisa di-daulat sebagai film termahal di dunia dengan budget sekitar $ 300-400 juta. Beda sumber, beda masalah budget. Yang jelas, budget sebesar itu bisa dimaklumi, mengingat banyak aktor dan aktris yang bayarannya mahal, juga CGI super banyak (meski adegan pertarungan Thor di akhir film keliatan jelek banget). Budget ini berbanding terbalik dengan Justice League (2017) yang mahalll banget, tapi pemainnya dibayar murah, ditambah CGI yang kurang bagus. Mungkin Warner Bros berusaha memalsukan keuangan mereka, biar kaga bayar banyak pajak.

Avengers Infinity War juga berhasil memecahkan rekor sebagai film terlaris di minggu pertama pembukaannya di seluruh dunia. Film ini menguasai di seluruh pasaran dunia dan menempati posisi puncak. Di Indonesia saja, film ini mampu mengantongi pendapatan sebesar 129,6 Trilyun Rupiah sejak premier pada tanggal 25 April hingga 29 April 2018.

Awalnya seri ini diberi nama Avengers Infinity War Part I dan Part II. Berhubung film dengan embel-embel judul dua part semakin jeblok sejak Divergent, judul lainpun segera diambil. Avengers ke-4 masih belum diungkap judulnya sampai sekarang. Dan seperti biasa, siap mengudara di bioskop Indonesia pada akhir bulan Aprel 2019. Semoga saja Thanos warna tubuhnya tidak berubah lagi (parah banget setelah jadi gethuk malah jadi lemper)
Sekian...


Rate Pribadi
9/10
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------




0 comments:

Post a Comment