Friday, April 12, 2019

Hellboy (2019)

Hellboy (2019) - REVIEW
Sutradara                    Neill Marshall
Penulis                        Andrew Cosby
Pemain                        David Harbour, Milla Jovovich
Durasi                         2 Jam 1 Menit
Rilis                            10 April 2019
Budget                        Not Available
Worldwide Gross        Not Available
Subtitle Rilis               SOON
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
Subtitle
Indonesia Subtitle WEB-DL [SOON]

---------------------------------------------------------------------
Follow Instagram saya, ya teman-teman, baru bikin nih
Apalagi bagi yang penasaran penampakan sayah

----> @paint_lapain <----
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
Klik Link yang ada --- Tunggu sampai keluar tulisan “VISIT LINK”
Setelah itu Klik “VISIT LINK” dan tunggu masuk ke tempat download
---------------------------------------------------------------------
STREAMING MOVIES & DOWNLOAD
 WWW.AKATSUKIMOVIE.COM 
---------------------------------------------------------------------
Trailer

---------------------------------------------------------------------
Sebuah Coretan

Pada masa Raja Arthur, Nimue Sang Ratu Darah berusaha melepaskan wabah mematikan bagi manusia. Berkat bantuan Merlin, Raja Arthur memutilasi tubuh Nimue dan disembunyikan di banyak tempat. Di masa kini, Hellboy mendapati dirinya terkucil dalam dunia manusia. Meski membasmi banyak monster, manusia masih saja menganggapnya menyeramkan dan harus dibasmi. Di tengah keributan yang terjadi, Gruagach dan Baba Yaga berusaha membangkitkan Nimue dan membawa kiamat bagi dunia.


https://www.screengeek.net/wp-content/uploads/2019/03/hellboy-movie-2019.jpg


Hellboy merupakan komik karya Mike Mignola terbitan Dark Horse Comics. Komik ini sebelumnya difilmkan oleh Guillermo del Toro dan dibintangi Ron Perlman sebagai Hellboy. Film pertama Hellboy (2004) berbudget $66 juta dan mampu mengeruk keuntungan $99,3 juta dimana $59,6 juta dari pendapatannya di bioskop USA + Kanada. Hellboy II The Golden Army (2008) berbudget $85 juta dan mendapat penghasilan $160,4 juta. Kedua film tersebut didistribusikan oleh Universal.

Kedua film Hellboy karya del Toro mendapat pujian banyak pihak, mulai dari kritikus hingga penonton. Bahkan, beberapa kali dimasukkan dalam daftar film superhero terbaik yang pernah dibuat. del Toro memang mendapat hak penuh dan kebebasan dalam menggarapnya. Ciri khasnya bisa ditemui dalam kedua film tersebut.

http://mugwumpsandenglishmen.com/wp-content/uploads/2017/08/Hellboy-2004-poster1.jpg

Penggambaran dunia sihir dan dunia manusia benar-benar indah, penuh imajinasi. del Toro mampu mengembangkan semua karakter di dalamnya. Pergulatan Hellboy dengan Ayahnya juga seluruh dunia. Hingga para villain yang mendapat porsi "menyentuh" tak asal jahat dan main bunuh. 

Sinematografi cakep selalu dikedepankan del Toro dengan desain monster yang unik, nyleneh sekaligus menakjubkan. The Golden Army paling berkesan diantara semuanya. Meski karakternya sudah "matang" namun konflik batin dan fisik yang mereka hadapi jauh lebih besar. Hellboy sendiri acapkali memikirkan keberadaannya dalam dunia ini, bahkan berpikir panjang sebelum menghabisi musuhnya yang notabene masih berkerabat dengannya. Singkat kata, cerita yang kuat dalam segala aspek.

https://i.kinja-img.com/gawker-media/image/upload/s--reUDIX1R--/c_scale,f_auto,fl_progressive,q_80,w_800/woyp3zvzrfemsrug7txv.jpg

Dengan berbagai pujian dan penghargaan yang disematkan, mengapa film ini tetap saja di-"reboot"? Awalnya, del Toro berniat membuat Trilogi Hellboy dengan Hellboy 3 sebagai pamungkasnya. Hellboy 3 akan menceritakan kiamat yang disebabkan musuh terkuat yang pernah mereka hadapi dan Hellboy sendiri harus berubah menjadi Raja Iblis sang pemusnah manusia untuk menyelamatkan dunia, berserta Liz dan bayi yang mereka kandung. Petunjuk mengenai Hellboy jadi Raja Neraka sudah disebar dalam dua film sebelumnya.

del Toro melakukan segala upaya supaya film Hellboy 3 mendapat dana. Ron Perlman mengatakan bahwa Hellboy 3 memerlukan dana dua kali lipat lebih besar karena ini film pamungkas dengan perang dan kiamat.

http://cdn.collider.com/wp-content/uploads/2015/10/hellboy-2-angel-of-death.jpg

del Toro berbicara dengan petinggi beberapa studio mengenai proyek Hellboy 3 miliknya. Para CEO gentar melihat budget bombastis yang disodorkan del Toro. Apalagi mengingat film pertama dan kedua yang meskipun sukses, tapi margin keuntungan yang dihasilkan terlalu tipis. 

del Toro mengakui jika film pertamanya sukses besar, kemungkinan dia ditolak CEO studio juga kecil. Meski begitu, del Toro mengatakan bahwa penjualan DVD film pertama dan kedua sukses besar, namun para CEO tidak menggubrisnya dan berujar bahwa pendapatan bioskop adalah segalanya.

Film pertama gagal karena rilis internasionalnya terlalu lama, ada 6 bulan lebih baru tayang di Inggris, salah satu pemegang kunci box office dunia. Lemot seperti itu, sudah banyak versi bajakan beredar dan menurunkan minat masyarakat menonton di bioskop. Hellboy 2 rilis berdekatan dengan The Dark Knight yang bombastis. Pendapatannya turun 70% lebih di minggu keduanya. Ditambah penayangan di luar negeri juga terbatas beberapa hari. Ini kesalahan promosi yang fatal.

https://www.wallpaperup.com/uploads/wallpapers/2014/12/09/547252/143b1a5cf8656a8fa18964110bae2a54.jpg

del Toro kemudian beralih ke Legendary Pictures yang mau mendanai Hellboy 3 jika Pacific Rim Uprising sukses di box office. Sayangnya, del Toro hengkang dari proyek tersebut dan Hellboy 3 jelas tidak mendapat dana dari Legendary.

del Toro bersama Ron Perlman lalu berdiskusi bersama Mike Mignola sang pembuat Hellboy. Mignola sendiri menolak tawaran del Toro (terutama perihal budget) ditambah Mignola ingin hak penuh membuat Hellboy seperti yang dia inginkan. 

Meski del Toro membuat voting di twitter soal Hellboy 3 dan dirinya berdiskusi kembali dengan para CEO, hasilnya tetap saja nihil, padahal voting tersebut disambut antusias banyak pihak.

https://cdn.empireonline.com/jpg/80/0/0/1000/563/0/north/0/0/0/0/0/t/films/456740/images/zZYp68xC6L6DNfutes0PxwvieII.jpg

Ron Perlman mengatakan tak mau memerankan Hellboy jika del Toro tak jadi sutradara. Dengan terpilihnya David Harbour sebagai Hellboy yang baru dan Neil Marshall sebagai sutradara membuat Mignola dan para produser langsung memutuskan Hellboy direboot. Sudah jadi keinginan Mignola supaya Hellboy kembali ke akar komik ciptaannya dan lebih gore dengan rating R.

Mignola menulis naskahnya bersama Andrew Cosby dan Christopher Golden. Pada akhirnya, hanya nama Andrew Cosby yang ditulis sebagai penulis naskah.

Jujur saja, melihat rating rottentomatoes yang cuman 9% langsung nyembur semua isi sarapan, lanjut ketawa ngakak. Benarkah rebootnya separah itu? Yang baca review singkat di instagram @paint_lapain pasti sudah tahu.

https://media.comicbook.com/2018/06/hellboy-ron-perlman-david-harbour-1114419-1280x0.jpeg

Hellboy 2019 juga mendapat banyak kritik dari penonton bioskop terutama ke lembaga sensor indonesia. Film ini awalnya untuk rating 21+ tapi pihak distributor ingin film ini buat 17+. Hasilnya, sensor gila-gilaan, kasar banget, macem nonton film di tv. Baru menit pertama, tiba2 kepala Nimue udah guling-guling di tanah, entah kapan itu menggalnya. Itu baru menit pertama lho, bayangin aja adegan kaya gitu disepanjang durasinya. Mo berantem, tau-tau musuhnya udah koit ajah, PARAH!!!

Pantas saja banyak yang ngamuk, seharusnya pihak bioskop harus tegas soal penonton, jangan ngejar duit mulu. Banyak orang tua ngajak anak mereka nonton film ini. Benar-benar orang tua brengsek, padahal filmnya gore, bukan tontonan bocah!! Lembaga kaya gini emang ngabisin duit rakyat aja, ga guna. Banyak lho yang ngamuk di instagramnya dan mereka cuek bebek aja... Ngeselin!! Duit pajak terbuang percuma!!!


Meski tidak disensor kaya gitu, film ini tetap saja bermasalah. Ceritanya amburadul, ngaco banget. Banyak cerita dipaksakan jadi satu. Film ini mengambil cerita dari Darkness Calls, The Wild Hunt, The Storm And The Furry dan Hellboy In Mexico.  

http://www.millaj.com/pics/hellboy201808.jpg

Jalinan ceritanya jelimet, rumit, membingungkan dan sama sekali tidak berhubungan. Beberapa bagian bisa dicut dan tidak berpengaruh sama sekali di jalan ceritanya. Terlihat jelas Mignola ingin banyak karakter yang dia ciptakan dapat jatah di layar lebar dan tentu saja, bakal ada merchandise yang nambah pundi-pundi dolarnya.

David Harbour tampak gahar sebagai Hellboy tapi cuman gitu saja. Semua pemain di sini biasa banget, ga ada yang aktingnya menonjol. Mau gimana lagi, naskahnya amburadul kaya gitu. Hubungan Hellboy dan Ayahnya seharusnya jadi penentu film ini, tapi yaaahhh, ga jelas banget. Ayahnya egois, tanpa perasaan, pengen nampol aja. Hellboy juga menyetujui apa kata Ayahnya meski absurd banget.


https://static1.squarespace.com/static/51b3dc8ee4b051b96ceb10de/t/5c250226f950b74e1156e15a/1545929261180/?format=2500w

Bagi mereka, film rating R itu hanya adegan sadis, gore, potongan tubuh berhamburan dan darah muncrat kemana-mana. Mereka lupa kesuksesan Deadpool dan Logan karena cerita solid yang disajikan. Tapi film ini lebih downgrade dan memilih jalan film B. Adegan monster makan manusia, potongan tangan yang melompat keluar, otak berceceran sangat menjijikan, ga guna dan ga perlu, seharusnya adegan seperti itu dicut aja, yang penting adegan tarung bombastis dan garang. Terlihat banget mereka membidik golongan pecinta gore yang notabene hanya menyumbang sedikit sekali pendapatan box office. Dari awal mereka memang sudah salah langkah!!!

Editingnya jangan ditanya, NGAWUR!! Macam bocah SD dikasih tugas bikin klip pake windows movie maker. Peralihan adegannya kasar banget, tiba-tiba berubah begitu saja, kentara banget terburu-buru. Terus adegan Hellboy ngelawan 3 raksasa bikin pusing kepala. Sama sekali tidak smooth, berantakan, kaku banget, mirip adegan game aja. Adegan aksi lainnya juga sama saja, kaya orang joget ditambah gerakan kamera kasar, pengambilan sudut yang asal.

https://cdn.empireonline.com/jpg/70/0/0/640/480/aspectfit/0/0/0/0/0/0/c/features/5c587744fd0c0bc8444a8a71/hellboy-gore.jpg

CGI juga belepotan, kadang bagus, kadang mirip adegan naga terbang indosiar. Aneh banget, mana monsternya yang bagus cuman monster dari Neraka doank. Musuh utamanya kaya babi ngepet dan itu komikal. Mereka ingin desain yang berbeda dari del Toro, ga heran jatuhnya jelek, apalagi adegan Nyi Blorong keluar dari dalam mulut, wkwkwkwk. Dan astaga, lawakan di film ini garing dan ga guna serta ga lucu sama sekali.

Terus adegan kemunculan Hellboy saat masih kecil. Adegan itu udah diulas di film Hellboy (2004) karya del Toro dengan sangat apik dan mengagumkan. Tapi di sini, disingkat begitu saja, dan jatuhnya macam adegan shitnetron azab. Udah mencelos, pengen teriak aja!!! Mana villain pas adegan itu kaya orang begok, apalagi yang make kacamata 3D. Downgrade parah, wanjirrrr!!!


https://img4.looper.com/img/gallery/small-details-you-missed-in-hellboy/medium/medium_baby-whats-your-sign-1555068749.jpg

Soundtracknya sih ingin ala-ala metal gitu biar keren. Hasilnya malah bikin sakit telinga. Musiknya metal cadas saat adegan mellow atau adegan saling tampar (ga ngepas banget) terus sedetik kemudian jadi mendayu-dayu. Suer, lama-lama panas ini telinga. Antara musik dan adegannya sama sekali ga pas!!! Sound editingnya juga bikin rusak gendang telinga, kentara banget asal tempel suara disana-sini, mana pas ngomong biasa tapi tonenya dinaikin.

Film ini sempat mendapat protes "whitewashing". Ed Skrein awalnya terpilih memerankan Ben Daimio, angota militer keturunan Jepang-Amerika. Saking kerasnya protes yang dilayangkan, Ed Skrein mundur, dia berujar bahwa dirinya juga tidak tahu karakter yang dia perankan berdarah Jepang. Ed ingin aktor berdarah Asia menggantikannya. Untung banget dia mundur, meski perannya diganti Daniel Dae Kim, karakter tersebut juga menggelikan, ga guna sama sekali.


https://images-wixmp-ed30a86b8c4ca887773594c2.wixmp.com/f/ea914385-70d7-476d-aa3b-37d0c449c464/dd1fqek-eae379cc-4615-4699-8de8-9a97e7c84598.jpg/v1/fill/w_1383,h_578,q_70,strp/hellboy_2019_jaguar_by_giuseppedirosso_dd1fqek-pre.jpg?token=eyJ0eXAiOiJKV1QiLCJhbGciOiJIUzI1NiJ9.eyJzdWIiOiJ1cm46YXBwOjdlMGQxODg5ODIyNjQzNzNhNWYwZDQxNWVhMGQyNmUwIiwiaXNzIjoidXJuOmFwcDo3ZTBkMTg4OTgyMjY0MzczYTVmMGQ0MTVlYTBkMjZlMCIsIm9iaiI6W1t7ImhlaWdodCI6Ijw9ODAzIiwicGF0aCI6IlwvZlwvZWE5MTQzODUtNzBkNy00NzZkLWFhM2ItMzdkMGM0NDljNDY0XC9kZDFmcWVrLWVhZTM3OWNjLTQ2MTUtNDY5OS04ZGU4LTlhOTdlN2M4NDU5OC5qcGciLCJ3aWR0aCI6Ijw9MTkyMCJ9XV0sImF1ZCI6WyJ1cm46c2VydmljZTppbWFnZS5vcGVyYXRpb25zIl19.ipp6qRvlZE6MeeAtgEw3W34HO8uv6EZtHBt8xCCfglo

Saat promosi film Hellboy berlangsung di media sosial maupun diberbagai event, sang sutradara Neil Marshall sama sekali tak terlihat. Sutradara kece dibalik kesuksesan The Descent (2005) dan Game Of Thrones ini mundur dari segala bentuk promosi dan sedang menempuh langkah hukum terhadap para produser Hellboy.

2 dari 16 produser Hellboy bermasalah, terutama Lawrence Gordon dan Lloyd Levin. Saat proses produksi, Sam McCurdy sang sinematografer dipecat karena melaksanakan perintah Neil. Pemecatan itu guna mengirim pesan ke Neil, meskipun dia sutradara, dia tidak memegang penuh kendali produksi Hellboy.


Bahkan, kedua sutradara ini tak segan-segan memberi arahan berbeda kepada para pemain. Padahal, sang sutradara sudah memberi arahan berbeda sedetik sebelumnya. Para produser juga terang-terangan melarang Neil melakukan pengambilan gambar ulang.

https://i2.wp.com/bloody-disgusting.com/wp-content/uploads/2018/12/hellboy1.png?ssl=1

Pemeran Hellboy, David Harbour juga berontak. Dia menolak pengambilan ulang gambar. David bersama Ian McShane menulis ulang naskah berkali-kali selama proses produksi.

Tak sampai di situ, bentrokan produser vs sutradara juga menimpa bentuk pohon tempat Nimue tewas. Neil ingin pohon asimetris yang lebih realistis. Para produser ingin pohon simestris. Lalu saat posproduksi, pohonnya diganti asimetris lagi. Padahal semua desain sudah dipilih dan dilakukan review secara mendalam dan terperinci.

Endingnya, hasil cut akhir yang dibuat Neil Marshall diserahkan ke para produser. Setelah itu para produser membuat final cut sesuai keinginan mereka tanpa persetujuan Neil sang sutradara.

https://m.media-amazon.com/images/M/MV5BNTJjYzA0NzUtYmFiNi00YTY1LTgwMWQtMTQyM2MzMmU0NjMwXkEyXkFqcGdeQXVyNTc5OTMwOTQ@._V1_SY1000_CR0,0,1498,1000_AL_.jpg


del Toro awalnya dikasih jatah sebagai eksekutif produser dan dia tolak mentah-mentah. Enak banget ya, nanti nama del Toro yang udah terkenal ditempel kemana-mana buat bahan promosi film sampah ini. Untungnya ga jadi, setidaknya del Toro tidak disalahkan.

Siapapun saja yang menyetujui reboot film ini, patut disula dan dibakar perlahan-lahan sampai mampos. Gila aja film kece jadi sampah kaya gini. Ini udah kesekian kalinya studio macam-macam dengan film bagus, lihat saja Ghost Rider, Fantastic Four, Spider-Man 3 dan Justice League.

Teramat sangat disayangkan, bahkan review dari kritikus profesional ga ada yang bagus. New York Times menulis Hellboy 2019 salah satu film superhero terburuk yang pernah dibuat. Bayangin aja, film sebelumnya yang dipuja sebagai film superhero TERBAIK sekarang jadi TERBURUK. 
 
https://s3-us-west-2.amazonaws.com/flx-editorial-wordpress/wp-content/uploads/2019/02/01133439/Hellboy_Trailer6.jpg

Banyak fans juga kecewa sama film ini. Apalagi sisa waktu dua minggu sebelum Avengers Endgame rilis, bisa dipastikan pendapatan film ini mati total. Biar melek para petingginya, biar tahu film rating R yang mereka puja ga laku.

Semoga aja ada yang mau ngedanain film Hellboy 3 del Toro. Sisa satu judul lagi dengan akhir fenomenal sang bocah Neraka. Nanti film ini tinggal dianggap tak pernah ada, dihindari begitu saja. Contohnya Halloween (2018) dan Terminator Dark Fate (2019) yang menggap film sebelumnya tak pernah ada, tanpa perlu membuat alasan tak masuk akal, simple gitu aja, tinggal ngelanjutin cerita.

Saat Hellboy del Toro sudah ke Universe ketujuh, Hellboy rating R 2019 malah sibuk menggali kuburnya sendiri.


https://hnentertainment.co/wp-content/uploads/2018/12/Hellboy.jpeg




Kalo mau lihat, jangan ragu, tonton ajah.
Lumayan kok, donlod juga gratis, streaming di www.AKATSUKIMOVIE.COM juga bisa.



Rate Pribadi
??????/10
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------





0 comments:

Post a Comment